Kenang – kenangan X.2 dari Mr Steven Sutantro

Grade 10.2 Sekolah Dian Harapan Daan Mogot 2012/2013

Hadiah natal cenderung diidentikkan dengan kado, bingkisan, barang yang terkadang terbatas oleh lekangnya waktu. Pada kesempatan ini, saya ingin memberikan hadiah natal untuk kelas 10.2 yang tidak terbatas oleh waktu. Hadiah ini tidak akan rusak, hilang, dan akan selalu terus ada selama-lamanya. Hadiah ini merupakan tulisan saya dalam post ini. Sebuah refleksi pengalaman menjadi wali kelas 10.2 selama 6 bulan yang akan diakhiri di bulan Desember ini. Biarlah hadiah natal ini menjadi kenangan yang tidak terlupakan bagi saya dan juga keluarga 10.2 untuk selamanya.

Kelas 10.2 bukan sekedar kelas dimana saya menjadi wali kelas yang memimpin renungan setiap pagi. Kelas 10.2 juga bukan sekedar salah satu kelas dimana saya mengajar Geografi satu sesi setiap minggunya. Saya percaya kelas 10.2 ini sudah menjadi bagian dari hidup saya dimana setiap dari mereka adalah bagian dari keluarga.

Masih teringat waktu pertamakali bertemu, saya punya visi misi untuk membawa kelas ini menyadari identitas mereka sebagai anak-anak Tuhan bahwa mereka diciptakan untuk suatu tujuan hidup yang mulia untuk menyenangkan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama. Terlihat simpel dan sederhana tetapi saya percaya ketika mereka paling tidak bergerak dan bertumbuh ke arah visi misi ini, saya percaya mereka sedang memenuhi apa yang Tuhan mau atas hidup mereka.

Salah satu momen terbaik yang saya miliki bersama kelas ini adalah RENUNGAN PAGI. Disini bukan hanya mereka yang belajar sesuatu yang baru untuk terus berpikir, berefleksi, dan juga berbagi. RENUNGAN PAGI bukan cuma sekedar formalitas untuk mengisi waktu sekitar 25 menit. RENUNGAN PAGI bukan cuma sekedar waktu saya menceramahi anak-anak dengan segala pengetahuan dan pengalaman saya. RENUNGAN PAGI merupakan waktu perubahan hidup, pembangunan karakter, pertumbuhan menuju visi misi. I love it a lot!

Disinilah waktu dimana mereka bisa merasakan bahwa kelas 10.2 adalah keluarga kedua mereka di sekolah dimana mereka bisa terbuka, berbagi, berpikir, dan berubah menjadi lebih baik. Tentu saja perubahan itu bukanlah hal yang instan dalam 1 hari. Hal ini membutuhkan proses. Namun saya sadar bahwa ada SESUATU yang telah berubah dalam hidup mereka. Perlahan tapi PASTI.

Sabagai HADIAH NATAL, berikut saya akan mengupload 10 ringkasan RENUNGAN PAGI beserta video yang menginspirasi saya dan juga siswa saya selama di dalam kelas. Biarlah renungan ini menjadi refleksi akhir tahun 2013 yang akan mengingatkan kita bahwa hidup kita BERMAKNA.

1. Team Hoyt

Tidak ada manusia yang sempurna. Satu pun tidak. Bahkan sejak kejatuhan manusia di dalam dosa, setiap kita rapuh, lemah, hancur. Seperti kisah Team Hoyt, manusia tidak jauh berbeda dengan sang anak yang memiliki kelemahan dan ketergantungan sepenuhnya kepada ayahnya. Namun, justru dalam ketidakmampuan kita, ‘ketergantungan’ kita kepada Tuhanlah yang akan menjadi kekuatan kita.

Seperti dalam Video Team Hoyt yang saya putarkan suatu pagi ini telah menggambarkan betapa tergantungnya kita kepada sang Pencipta. Dalam kelemahan kitalah, kuasa Tuhan akan menyempurnakan hidup kita.

2. Father’s Deaf

Disini saya menyadari bahwa sekurang-kurangnya ayah kita di rumah, seburuk-buruknya dia, tetap mereka adalah orang yang MENGASIHI mereka. Mungkin tidak ada ayah yang sempurna, tetapi ayah mencintai dengan sempurna. Keluarga mereka dirumah yang terdiri dari orang tua, kakak, adik, saudara merupakan harta yang tak ternilai yang mereka miliki. Waktu yang mereka habiskan dalam keluarga jauh lebih banyak dibanding waktu di sekolah. Oleh sebab itu, saya rindu setiap dari mereka memanfaatkan setiap waktu bersama keluarga mereka dengan KASIH. Seiring berjalannya waktu, kita seringkali merasa bahwa keluarga adalah hal yang biasa dan tidak berarti dalam hidup. Namun, waktu tidak mungkin dapat diulang. Setiap detik kebersamaan bersama keluarga merupakan sejarah hidup yang membentuk kehidupan kita dan saya berharap mereka punya waktu TERBAIK bersama keluarga.

3. Best Friend

Video ini mengingatkan kita bahwa terkadang mungkin ayah kita terlihat mengasihi dengan cara yang berbeda, dengan kedisiplinan, kekerasan, kesombongan namun apapun yang terjadi dia TETAP mengasihi kita dengan caranya. Mungkin kita bisa memiliki banyak teman yang menyenangkan kita dengan segala pemberian. Namun, seperti Firman Tuhan, seorang sahabat yang sejati akan ada kapanpun kita berada. Video ini mengingatkan bahwa sahabat terbaik kita adalah Tuhan dan juga keluarga yang tidak akan pernah meninggalkan kita. Sampai suatu saat, kita akan menyadari bahwa ayah dan keluarga adalah sahabat terbaik kita yang tidak pernah berhenti mengasih kita

4. Melody of Life

Seperti video  inspiratif singkat tentang Melody of Life ini digambarkan betapa singkatnya hidup untuk dinikmati. Di tengah segala kekurangan yang ada, hidup ini menyimpan begitu banyak hal berharga seperti kebersamaan, kasih, sukacita, dan semangat yang menjadi nyala dalam kehidupan kita. Seperti kisah dalam video di atas, mungkin terkadang hidup itu tidak serumit yang kita bayangkan. Hidup ini sederhana, kasih, berbagi, sukacita. Apapun situasinya. Betapapun singkatnya. Bagaimanapun buruknya.

5. 99 Baloons

99 baloons merupakan video inspiratif yang menggambarkan begitu berharganya kehidupan. Kisah seorang bayi yang bertahan hidup dalam 99 hari dimana setiap hari dirayakan sebagai SATU ANUGERAH baru mengingatkan kita bahwa SETIAP hari adalah ANUGERAH. Setiap hari adalah KEAJAIBAN. Setiap hari adalah KESEMPATAN. Tidak ada hari sial, hari buruk, hari kegagalan, karena setiap hari adalah keberuntungan, kebaikan, kesuksesan. Kelahiran kita di dunia ini bukanlah kebetulan, kegagalan, kesalahan, ketidaksengajaan.

6. Cody’s Story

Kisah Cody merupakan kisah seorang anak yang lahir dengan keterbatasan namun hidup dengan mimpi yang tidak terbatas. Apakah keterbatasan yang kita miliki yang membuat kita menyerah untuk menciptakan impian yang tidak terbatas? Kalau seorang Cody dengan penuh percaya dirinya mewujudkan mimpinya, bagaimana dengan kita?

7. For Whom We LIVE

Video ini mengingatkan bahwa seringkali kita bertanya untuk apa kita hidup, mengapa kita lahir di dunia ini dan begitu banyak pertanyaan tentang makna hidup kita. Namun, seringkali kita lupa menanyakan pertanyaan yang lebih penting dari pertanyaan-pertanyaan tersebut, BUKAN UNTUK APA KITA HIDUP tetapi UNTUK SIAPA KITA HIDUP?
FOR WHOM WE LIVE?

8. Hidup adalah ketekunan

Video ini mengingatkan saya bahwa ketekunan adalah kunci membuka begitu banyak kesempatan. Ketekunan seorang gadis tuli ini telah membuktikan bahwa tidak peduli seberapa sulitnya hidup, terbatasnya potensi, besarnya kemustahilan untuk menggapai impian kita. Ketekunan adalah jawabannya.

9. Bersyukur

Video ini mengingatkan kita bahwa seringkali kita tidak tahu hal baik apa yang dapat kita syukuri. Tetapi pernahkah kita sadar bahwa BEGITU banyak hal di dunia ini yang dapat kita syukuri? BERSYUKURLAH!

10. Tae Ho Story

Video ini mengingatkan kita tentang perjuangan seorang anak untuk memaknai hidup yang pernuh keterbatasan. Kelemahan fisik yang ia miliki tidak sebanding dengan kekuatan yang ia miliki untuk menggapai mimpinya. Seringkali kita sebagai manusia cepat menyerah, kalah, dan kecewa. Biarlah semangat Kehidupan Tae Ho di Korea ini menjadi momen dimana kita dapat mulai bangkit dari segala keterbatasan yang kita miliki.

Renungan pagi bersama 10.2 merupakan momen terbaik yang tidak dapat saya lupakan. Sampai saya menulis post ini saya pun masih merasakan momen terbaik itu. Another best momen yang saya miliki adalah Retreat.

retreat2

Di retreatlah saya semakin mengenal betapa berartinya kehidupan mereka. Disanalah mereka terbuka membagi hidup mereka tentang keluarga mereka. Hal terbaik dimana setiap dari mereka mau berusaha terbuka membagi cerita tentang siapa mereka. Begitu banyak kelemahan, keterbatasan, air mata yang dibagikan, namun disanalah kami justru dikuatkan untuk memaknai kehidupan ini. Sungguh keterbukaan adalah aawal dari pemulihan. Saya percaya ini bukanlah akhir dari segalanya melainkan hanyalah awal dari segalanya. Disinilah titik balik mereka untuk kembali mengasih Tuhan, keluarga, dan juga orang-orang yang ada di sekitar mereka. Seandainya waktu dapat diulang saya rindu untuk memiliki waktu yang lebih banyak untuk berbagi pada saat retreat…

Momen terbaik lainnya juga adalah perayaan natal kelas dimana setiap kami mendapat jatah menghias kelas dengan budaya China. Disini kami bekerja untuk yang terakhir kalinya untuk memberikan yang terbaik mencari baju china, membuat dekorasi kelas dengan tema China, memasak makanan China yang tentu saja dapat membuat suasana kelas China. Pada saat perayaan natal pun kami memberikan bingkisan natal kepada orang-orang yang telah membantu kami selama di sekolah yaitu Cleaning Service dan Satpam yang begitu berjasa bagi kami. Disini kami menyadari bahwa pekerjaan mereka lebih dari sekedar membersihkan dan menjaga keamanan sekolah tetapi juga melayani setiap kami dengan dedikasi mereka yang terbaik. Akhirnya, perayaan natal ini pun ditutup dengan pembagian kesan, pesan oleh setiap kami di 10.2 dimana saya pun dapat mendengar momen terbaik mereka di 10.2 yang akan selalu dikenang.

Perjalanan bersama 10.2 juga merupakan perjalanan iman yang tidak akan saya lupakan. Bertemu siswa yang begitu unik dan berwarna membuat saya tidak akan pernah melupakan setiap pribadi yang ada di 10.2. Tentu ruangan saya akan berbeda tanpa tawa, semangat, cerita, dan juga kebersamaan kalian. Namun, dimanapun kalian berada biarlah kisah ini akan kalian bawa di ruangan-ruangan kelas lain dan jadilah berkat.

Berjuta-juta terima kasih juga saya haturkan untuk Ms. Lisa Montana yang telah menjadi partner yang selau membimbing, menemani saya selama menjadi wali kelas 10. 2 di dalam suka maupuan duka. Thanks banget buat pengertian, kesabaran, dan cerita-cerita pengalaman hidup terbaik yang pernah saya dengar… I think your stories are one of the BEST morning devotion, I’ve ever listened. I learn a lot from you! You’re the Best! I hope we can be partner again next year! =D

Biarlah refleksi ini ditutup dengan kesan dan pesan saya selama menjadi wali kelas 10.2:

Kesan saya: Begitu banyak kekurangan, kelebihan yang saya miliki sebagai wali kelas dan juga setiap keluarga di dalam 10.2, namun saya percaya setelah kebersamaan kita, kita akan terus bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dibanding tahun ini. You guys are UNFORGETTABLE and UNEXCPECTED. You’re THE BEST!

Pesan saya:Meskipun kelas 10.2 sudah berakhir tahun ini, Biarlah kasih, kebersamaan, kekuatan, kekeluargaan, dan semangat 10.2 tidak akan pernah berakhir selamanya untuk setiap kita! God bless you ALL!

Sumber : Steve Sutantro Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s